Tampilkan postingan dengan label Murung Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Murung Raya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Mei 2010

OBYEK WISATA DI KABUPATEN MURUNG RAYA

No NAMA OBYEK WISATA LOKASI
1 Riam Hatas, Panorama Pegunungan Batu Ayu, Keminting, Tugu Katulistiwa, Air Terjun Sungai Bumban Desa Laas, Kecamatan Uut Murung
2 Bukit Jiwa, Danau Usung, Liang Pandan, Air Terjun Sokok dan Ongkong, Betang Beras Kuning, Jembatan Barito Kelurahan Beriwit, Kecamatan  Murung
3 Gua Mahajo, Air Terjun Mantiat Pari, Air Terjun Olong Ulu, Air Terjun Supan Apui, Riam Ongkong Bondang, Betang Konut, Panorama Kalompaei Desa Saripoi, Desa Konut, Desa Olong, Kec. Tanah Siang
4 Panorama Alam Gunung Bondang, Goa Batu, Airt Terjun Batungang, Air Terjun Sampulun Desa, Bondang, Kalang Duhung, Muar Tuhup, Kecamatan Laung Tuhup
5 Cagar Alam Nasional Pegunungan Muller, Riam Hulu Barito Kecamatan Seribu Riam
 

GEOGRAFIS

Kabupaten Murung Raya adalah salah satu kabupaten di Propinsi Kalimantan Tengah yang berada dipedalaman Pulau Kalimantan dan terletak di daerah khatulistiwa yaitu pada posisi 113º 12’ 40,98’’ - 115º 8’6,52’’ BT dan 0º 51’ 51,87’’ LS - 0º47’ 25,24’’ LU, dengan batas-bataswilayah antara lain : sebelah utara berbatasan dengan PropinsiKalimantan Barat dan Propinsi
Kalimantan Timur, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Barito Utara, sebelah timur berbatasan dengan Propinsi Kalimantan Timur dan sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Kapuas dan Propinsi Kalimantan Barat. Luas wilayah Kabupaten Murung Raya lebih kurang 23.700 Km2 dan terdiri dari 10 kecamatan dan 115 desa dan 9 kelurahan. Pada umumnya Kabupaten Murung Raya dari sebelah Selatan ke Timur merupakan dataran agak rendah sedangkan ke arah Utara dengan bentuk daerah berbukit-bukit lipatan, patahan yang dijajari oleh pegunungan Muller/Schwaner. Bagian wilayah dengan kelerengan 0-2% terletak dibagian selatan tepi Sungai Barito Bagian wilayah dengan kemiringan 2-15% tersebar di semua kecamatan seluas 1.785 Km2 (21,5%). Bagian wilayah dengan kemiringan 15-40% tersebar di semua kecamatan seluas 4.275 Km2 (51,5%) dan bagian wilayah dengan kemiringan di atas 40% seluas 2.075 Km2 (25%). 

Senin, 17 Mei 2010

ARTI LAMBANG


ARTI LAMBANG

ARTI BENTUK, GAMBAR DAN WARNA SERTA MAKNA LAMBANG DAERAH

Lambang Daerah terdiri dari :

Tulisan MURUNG RAYA menyatakan nama Daerah dan Wilayah sebagai Daerah Otonom;

BINTANG bersudut LIMA, melambangkan Ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagaimana sila pertama dari Pancasila yang dalam membangun Daerah dan Masyarakat selalu diikuti Iman dan Taqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan ajaran dari agama yang dianut masing-masing;

GUNUNG dan PUNCAK; melambangkan cita-cita yang tinggi setinggi gunung dalam membangun sumber daya yang ada baik sumber daya manusia yang berkualitas dan berbudi luhur maupun sumberdaya alam yang ada, yang kedua sumber daya ini saling bersinergis dan lestari agar terjaga lingkungan yang bersih dan mampu bersaing diera globalisasi ini;

Sejarah


Dibangunnya District Barito Hulu oleh Pemerintah Kolonial Belanda atau sekarang yang kita kenal dengan nama " Kompi Senapan C 631/Antang" di Puruk Cahu yaitu dibangun ± pada tahun 1939 atau 1940 dan dipergunakan oleh serdadu Belanda sebagai basis pertahanan untuk menangkal setiap serangan musuh baik dari orang-orang indonesia atau orang pribumi maupun terhadap serangan dari bangsa asing.
Keadaan ini mengambarkan bahwa kendatipun secara defacto merupakan penghujung kekuasaan Pemerintah Kolonial Belanda, namun kenyataanya pada daerah-daerah pedalaman Pulau Kalimantan termasuk diantaranya wilayah Districk Barito Hulu dan sekitarnya bahwa pemerintah Kolonial Hindia Belanda masih ingin menguasai dan mempertahankan daerah jajahannya.